IHSG Menguat di Tengah Ketegangan Antara Iran dan AS

[original_title]

custompaperswriting.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin sore, 12 Desember 2025, ditutup menguat di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS). IHSG tercatat naik sebesar 24,32 poin atau 0,27 persen, mencapai 8.975,33, sedangkan indeks LQ45 juga naik 8,84 poin atau 1,01 persen di posisi 882,43.

Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nicodemus, mengungkapkan bahwa bursa regional Asia mengalami pelemahan akibat ketegangan geopolitik yang meningkat dan menjelang keputusan suku bunga dari The Fed yang dijadwalkan dalam waktu dekat. Meningkatnya risiko konflik di Timur Tengah menjadi perhatian pelaku pasar, terutama setelah penempatan kapal induk AS di kawasan tersebut sebagai respons terhadap ketegangan dengan Iran.

Data dari Flightradar24 menunjukkan bahwa dalam dua hari terakhir, setidaknya tiga pesawat Angkatan Udara AS telah dipindahkan dari Jerman ke negara-negara Timur Tengah, termasuk Kuwait dan Qatar. Presiden AS, Donald Trump, mengonfirmasi bahwa kapal-kapal Angkatan Laut AS sedang bergerak menuju Iran untuk berjaga-jaga, yang menyebabkan kekhawatiran akan kemungkinan eskalasi yang dapat mengganggu aliran energi global.

Selain ketegangan di Timur Tengah, kekhawatiran perdagangan tetap mengemuka setelah Trump mengancam akan mengenakan tarif 100 persen terhadap Kanada jika negaranya melanjutkan kesepakatan perdagangan dengan China. Dalam konteks ini, pelaku pasar tetap vigil dalam mengamati sinyal dari The Fed terkait arah suku bunga acuan, yang dapat mempengaruhi arah ekonomi domestik dan global di masa mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *