WIKA Jamin Komunikasi dengan Kreditur Mengenai Obligasi

[original_title]

custompaperswriting.com – PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) saat ini tengah berupaya menjalin komunikasi intensif dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait penghentian sementara atau suspensi saham WIKA. Penghentian ini berlaku sejak 18 Februari 2025 karena perseroan gagal memenuhi kewajiban pembayaran pokok dua surat utang yang jatuh tempo pada tanggal yang sama.

Dalam keterangannya, Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya juga melakukan komunikasi dengan wali amanat serta pemegang obligasi dan sukuk. Hal ini bertujuan untuk menyelesaikan pembayaran kewajiban yang belum terlaksana. Agung menyampaikan, perseroan sedang berusaha mendapatkan izin dari semua pemegang obligasi dan sukuk untuk melakukan penangguhan pembayaran kewajiban tersebut.

Pihak BEI, melalui P.H. Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2, Bima Ruditya Surya, juga menekankan bahwa suspensi ini dilakukan agar investor memiliki waktu untuk mempertimbangkan keputusan investasi secara matang, berdasarkan informasi yang diberikan.

WIKA menghadapi tantangan serius dalam hal likuiditas, yang menyebabkan keterlambatan pembayaran pada Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II dan Obligasi Berkelanjutan II, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan situasi yang sedang berlangsung, WIKA berupaya untuk merumuskan strategi penyelesaian yang dapat menguntungkan semua pihak terkait.

Kondisi ini menjadi perhatian bagi pasar, terutama bagi para investor yang telah berinvestasi dalam surat utang perseroan, yang harus mempertimbangkan dampak jangka panjang dari keputusan yang diambil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *