custompaperswriting.com – Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Sujono Djojohadikusumo, mengajak pemerintah daerah untuk berperan aktif dalam penerapan Sistem Registri Unit Karbon (SRUK). Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara peluncuran SRUK yang berlangsung di Jakarta pada Kamis, 9 Juli 2026. Hashim menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah agar sistem yang telah dikembangkan bisa diimplementasikan secara efektif.
Menurut Hashim, SRUK merupakan sebuah langkah strategis dalam upaya penanganan perubahan iklim dan pengelolaan energi nasional. Ia menegaskan bahwa keberhasilan sistem ini sangat tergantung pada dukungan dan kerjasama dari semua pihak, khususnya pemerintah daerah. “Tanpa dukungan dari pemerintah daerah, pelaksanaan SRUK tidak akan maksimal,” ungkapnya.
SRUK dirancang untuk membantu pemangku kepentingan dalam pemantauan dan pengelolaan emisi karbon serta mendukung program-program terkait perlindungan lingkungan. Dalam konteks ini, pemerintah daerah diharapkan dapat berkontribusi dalam pengumpulan data yang akurat serta penerapan kebijakan lokal yang sejalan dengan tujuan nasional.
Peluncuran ini juga menandai komitmen pemerintah dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin mendesak. Dengan adanya sistem ini, diharapkan dapat tercipta sinergi yang lebih baik antara pusat dan daerah dalam upaya mencapai target pengurangan emisi karbon yang telah ditetapkan.
Dengan inisiatif dan langkah nyata ini, pemerintah berharap SRUK dapat menjadi alat yang efektif untuk meraih target lingkungan yang lebih baik di seluruh wilayah Indonesia.