Pendapatan Xpeng Naik 87 Persen Selama Tahun 2025

[original_title]

custompaperswriting.com – Xpeng, produsen kendaraan energi baru asal China, berhasil mencatat penyusutan kerugian bersih sebesar 80,3 persen pada tahun 2025, diiringi dengan lonjakan pendapatan yang mencapai 87,7 persen dibanding tahun sebelumnya. Hal ini terungkap dalam laporan keuangan yang dirilis pada 20 Maret 2026.

Selama tahun tersebut, Xpeng mengirimkan sebanyak 429.445 unit kendaraan secara global, meningkat sebesar 125,9 persen dibandingkan 2024. Di pasar domestik, penjualan mencapai 383.873 unit, sebuah kenaikan 119,4 persen. Total pendapatan perusahaan juga melonjak menjadi 76,72 miliar yuan, setara Rp189 triliun, dengan kontribusi dari penjualan mobil mencapai 68,38 miliar yuan (sekitar Rp168,48 triliun), meningkat 90,8 persen dibandingkan tahun lalu. Margin laba kotor mencapai 18,9 persen, naik dari 14,3 persen pada 2024.

Pada kuartal keempat 2025, Xpeng mencatat laba bersih pertamanya sebesar 380 juta yuan, menandai pergeseran dari kerugian bersih 1,33 miliar yuan pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini berpuncak pada peluncuran beberapa model baru, termasuk Xpeng X9 dan P7, serta kerjasama teknologi dengan Volkswagen.

Namun, meskipun ditutup dengan hasil positif, Xpeng menghadapi tantangan di awal 2026, dengan pengiriman kendaraan yang turun 49,5 persen di periode Januari-Februari. Penurunan ini terjadi akibat penghentian bertahap subsidi kendaraan energi baru di China. Menyikapi tantangan tersebut, Xpeng berencana untuk meluncurkan model baru, termasuk SUV unggulannya, Xpeng GX, yang sudah memulai produksi massal di China.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *