Pemkab dorong noken cenderawasih buatan UMKM Suku Bomta Jayawijaya

[original_title]

custompaperswriting.com – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, berkomitmen untuk mempromosikan noken cenderawasih, produk kerajinan tangan yang unik dari usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di 328 kampung Suku Bomta. Langkah ini dimaksudkan untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat setempat.

Bupati Jayawijaya, Atenius Murib, dalam keterangan persnya di Wamena, pada hari Minggu, menjelaskan bahwa salah satu strategi untuk memperkuat UMKM adalah dengan mengadakan pameran mini. Pameran ini akan menampilkan berbagai kerajinan yang dihasilkan masyarakat, khususnya yang berasal dari kelompok binaan PKK dan Dekranasda. Pameran mini berlangsung di Kampung Taganek, Distrik Yalengga, dan bertujuan agar pengunjung dapat membeli hasil kerajinan lokal.

Lebih lanjut, pemerintah daerah mendorong legalitas hukum untuk noken cenderawasih agar mendapatkan hak atas kekayaan intelektual atau Haki. Dengan pengakuan tersebut, diharapkan produk UMKM ini dapat memiliki daya saing yang lebih tinggi, baik di pasar nasional maupun internasional. Menurut Bupati Murib, meskipun noken diakui sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO, cara pembuatan noken bervariasi antara suku di Papua, sehingga penting untuk melindungi hak cipta dari produk suku Bomta.

Inisiatif pemerintah bersama PKK dan Dekranasda merupakan bagian dari upaya untuk mendukung sektor UMKM di Jayawijaya. Diharapkan, tidak hanya noken, tetapi juga produk unggulan lainnya seperti kopi, alpukat, dan hasil perkebunan dapat berkontribusi pada kemajuan ekonomi masyarakat daerah ini. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan daya saing produk lokal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *