custompaperswriting.com – Pabrik Bogasari di Tangerang, Banten, telah memulai pembangunan Mill C dan D, yang akan meningkatkan kapasitas produksi terigu dari 200 metrik ton (MT) menjadi 500 MT per hari. Pemberian pancang pertama dilakukan pada Jumat lalu, menandai langkah penting dalam memenuhi permintaan pasar yang terus bertumbuh.
Wakil Kepala Divisi Bogasari, Erwin Sudharma, menjelaskan bahwa selama ini proses penggilingan terigu dilakukan di Gedung Mill A dan B dengan kapasitas 200 MT per hari. Dengan hadirnya Mill C dan D, diharapkan kapasitas produksi dapat meningkat dan lebih banyak memenuhi kebutuhan konsumen. “Pasar terigu nasional diperkirakan tumbuh sekitar dua hingga tiga persen setiap tahun,” ujarnya.
Pabrik Bogasari di Tangerang merupakan yang keempat beroperasi sejak 2016, setelah pabrik-pabrik sebelumnya di Jakarta Utara, Surabaya, dan Bekasi. Selain mendukung kebutuhan wilayah Banten dan Lampung, pabrik ini juga melayani pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang berkontribusi sebesar 65 persen dari total pelanggan.
Senior Vice President Manufacturing, Bobby Aryanto, menambahkan bahwa pengembangan fasilitas juga mencakup penambahan gudang penyimpanan terigu dan gandum serta mesin kemasan. “Kami tidak hanya menambah kapasitas produksi, tetapi juga memperluas fasilitas penyimpanan untuk menjawab kebutuhan pasar,” ungkapnya.
Pembangunan Mill C dan D menggunakan teknologi terbaru dan ditargetkan selesai sebelum pertengahan 2027. Dengan inovasi ini, Bogasari berharap mampu meningkatkan efisiensi dan kualitas produk terigu, terutama untuk segmen protein sedang dan tinggi, yang sebelumnya sering dipasok dari Jakarta.