OJK: IHSG 10.000 butuh dukungan fundamental ekonomi kuat

[original_title]

custompaperswriting.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan keyakinannya bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dapat mencapai level 10.000 pada tahun ini. Keyakinan ini bergantung pada soliditas fundamental ekonomi nasional dan meningkatnya peran investor domestik. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Inarno Djajadi, menegaskan pentingnya memperhatikan faktor-faktor yang memengaruhi pergerakan indeks di pasar baik domestik maupun global.

Dalam sebuah konferensi pers yang berlangsung secara daring, Inarno menekankan bahwa keputusan investasi harus disertai dengan kewaspadaan dan pengelolaan risiko yang baik. OJK berkomitmen untuk memastikan pasar berjalan secara teratur dan efisien, serta mendorong penciptaan ekosistem pasar modal yang sehat dan berintegritas.

Tahun ini, OJK akan meluncurkan beberapa kebijakan di pasar saham, termasuk peningkatan kualitas emiten dengan penyesuaian aturan free float saham. Inarno menjelaskan bahwa penyusunan kebijakan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk asosiasi dan investor institusi, untuk memastikan pertumbuhan dan likuiditas pasar yang berkelanjutan.

Menutup tahun 2025, IHSG berada di level 8.646,94, mencatatkan kenaikan signifikan dari tahun sebelumnya. Beberapa pencapaian termasuk rekor tertinggi 8.710,70 yang ditemukan pada 8 Desember 2025, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp16.000 triliun.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimis IHSG akan melanjutkan tren positifnya pada 2026, yang terlihat dari aliran dana investasi yang terus tumbuh. Hal ini mencerminkan kepercayaan investor yang semakin meningkat terhadap perekonomian Indonesia. Purbaya menegaskan bahwa dengan mempertahankan sentimen positif, mencapai level 10.000 pada IHSG bukanlah hal yang mustahil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *