Musda PHRI Jakarta Diskusikan Kawasan Bebas Asap Rokok

[original_title]

custompaperswriting.com – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DKI Jakarta akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XVI pada pertengahan Desember 2025. Dalam acara tersebut, agenda utama mencakup pembahasan rancangan peraturan daerah mengenai kawasan bebas asap rokok serta pengurangan anggaran pemda. Ketua Tim Pengarah Musda, Priyanto, menyatakan ini menjadi momen penting untuk evaluasi kinerja, penyusunan program strategis, dan pemilihan pengurus baru untuk periode 2026-2030.

Pendaftaran calon ketua akan dibuka dari 20 Oktober hingga 19 November 2025. Priyanto juga menegaskan bahwa PHRI DKI Jakarta akan menyoroti Raperda mengenai Kawasan Tanpa Asap Rokok yang saat ini sedang dibahas oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan DPRD. Ia mengungkapkan bahwa meskipun perlindungan kesehatan masyarakat perlu mendapat perhatian, pelarangan merokok di semua area hotel dan restoran dapat berdampak negatif bagi kelangsungan dan daya saing industri hospitality di Jakarta.

Ia menambahkan bahwa karakteristik publikasi pelayanan di sektor ini sangat bervariasi, termasuk keberadaan tamu internasional dengan budaya berbeda. Priyanto mengkhawatirkan bahwa pelarangan tanpa opsi untuk ruang merokok dapat menurunkan kenyamanan tamu, khususnya dalam segmen MICE dan wisatawan asing.

Sementara itu, Ketua PHRI Jakarta Sutrisno Iwantono juga menyampaikan keprihatinan terkait pengurangan anggaran APBD Jakarta yang diperkirakan menurun dari Rp95 triliun menjadi Rp79 triliun pada 2026. Ia berharap hal ini tidak mengganggu program pendukung pengembangan industri perhotelan dan restoran yang merupakan salah satu penyumbang terbesar pajak di Jakarta.

Musda XVI juga akan membahas isu kelonggaran pajak serta keterkaitan industri hotel dan restoran dengan sektor lainnya, dengan harapan kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dapat mendorong keberlanjutan ekonomi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *