custompaperswriting.com – Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, mengumumkan bahwa koridor gajah Sumatera di Provinsi Riau akan segera dihubungkan untuk memastikan kestabilan populasi dan pergerakan alami gajah. Dalam keterangan resmi yang disampaikan di Jakarta, ia menekankan pentingnya program ini sebagai respons terhadap fragmentasi hutan yang disebabkan oleh alih fungsi lahan.
Raja Antoni melakukan kunjungan ke Pusat Latihan Gajah (PLG) Sebanga dan PLG Minas pada Kamis lalu, memfokuskan perhatian pada evaluasi kebijakan dan percepatan konektivitas habitat gajah. Dalam kunjungannya sebelumnya pada November 2025, pihaknya menerima aduan dari masyarakat mengenai keterbatasan lahan di PLG Sebanga. Menurutnya, sejumlah perbaikan telah dilaksanakan, termasuk pembangunan embung air dan pengayaan pakan.
Dalam pernyataannya, Menhut menyebutkan bahwa luas lahan untuk pengayaan pakan kini meningkat dari satu hektare menjadi 15 hektare. Fasilitas pendukung lainnya seperti bak-bak air bersih dan kandang jepit untuk pengobatan juga telah tersedia. Kunjungan ke PLG Minas bertujuan untuk memperkuat kesehatan satwa serta mendorong konektivitas gajah yang terisolasi akibat kerusakan hutan.
Raja Juli Antoni mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya konservasi gajah. Ia mengungkapkan rencana mendirikan klinik gajah di PLG Minas serta program penyambungan koridor gajah ke lokasi lainnya yang terisolasi. Dengan demikian, diharapkan keberlanjutan populasi gajah Sumatera dapat terjamin, sebagai langkah konkret dalam menjaga keseimbangan ekosistem di Riau.