Kemenperin Dorong Kerja Sama Melalui Temu Bisnis IKM Kerajinan

[original_title]

custompaperswriting.com – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan pentingnya kegiatan temu bisnis untuk memperkuat kerja sama dan memperluas akses pasar bagi pelaku industri kecil menengah (IKM) kerajinan nasional. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan hal ini dalam sebuah keterangan pers di Jakarta pada Senin.

Kegiatan ini diadakan sebagai forum interaksi antara pelaku IKM kerajinan dengan para pembeli dan mitra industri. Menurut Menperin, interaksi tersebut membuka peluang kerja sama yang lebih luas dan secara tidak langsung memperkuat ekosistem industri kerajinan nasional. Selain itu, sektor kerajinan diakui memiliki potensi besar dalam meningkatkan nilai tambah ekonomi serta memperkuat identitas budaya Indonesia di pasar global.

Kemenperin melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) akan menyelenggarakan kegiatan Business Matching IKM Kerajinan 2026 di Yogyakarta pada 10 Maret 2026. Acara ini bertujuan mempertemukan pelaku IKM kerajinan dengan calon pembeli dari sektor hospitality, termasuk hotel dan restoran.

Direktur Jenderal IKMA Reni Yanita menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu strategi untuk memperluas jaringan pemasaran dan meningkatkan kesiapan IKM dalam memasuki pasar yang lebih luas. Ditekankannya, produk kerajinan Indonesia telah menunjukkan performa baik di pasar ekspor, dengan nilai ekspor mencapai 806,63 juta dolar AS pada 2025, meningkat 15,46 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kegiatan Business Matching 2026 akan diikuti oleh 50 pelaku IKM kerajinan dari berbagai daerah di Indonesia, menunjukkan komitmen Kemenperin untuk mendukung pertumbuhan sektor ini secara berkelanjutan. Fokus utama adalah pada peningkatan kualitas produk, inovasi desain, serta penguatan jaringan pemasaran agar IKM kerajinan dapat terus bersaing di pasar global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *