IHSG Naik karena Harapan Penurunan Ketegangan AS-Iran

[original_title]

custompaperswriting.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu pagi mengalami penguatan, terangkat oleh harapan pasar akan deeskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran. IHSG dibuka pada posisi 7.149,25, meningkat 101,03 poin atau 1,43 persen, sedangkan indeks LQ45 naik 11,78 poin atau 1,65 persen ke level 727,59.

Kepala Riset Phintrao Sekuritas, Ratna Lim, memperkirakan adanya potensi rebound IHSG, didorong oleh sentimen positif mengenai situasi Timur Tengah. Diperkirakan indeks akan menguji level resistance antara 7.100 hingga 7.200. Harapan deeskalasi konflik ini muncul setelah adanya perubahan sinyal positif dari laporan operasi AS dan Israel, dengan Presiden AS, Donald Trump, menyatakan kesediaannya untuk mengakhiri pertempuran tanpa membatasi akses di Selat Hormuz.

Dari sisi Iran, televisi pemerintah menyampaikan kesiapan negara tersebut untuk mengakhiri konflik dengan jaminan keamanan, meskipun ada keraguan atas kebenaran laporan tersebut. Penurunan harga minyak mentah juga berkontribusi terhadap optimisme pasar, memperkuat pergerakan indeks di bursa Eropa dan Wall Street.

Sementara itu, pelaku pasar menantikan rilis sejumlah data ekonomi domestik, seperti indeks Manufacturing PMI Maret yang diperkirakan melambat, serta neraca perdagangan yang kemungkinan mencatat surplus. Di sisi lain, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyatakan Pertamina tidak akan menaikkan harga BBM, dan pemerintah mengumumkan penerapan bekerja dari rumah bagi ASN setiap Jumat mulai 1 April 2026. Kebijakan ini akan dievaluasi seiring dengan langkah pemerintahan dalam meningkatkan efisiensi anggaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *