IHSG Turun, Pasar Tunggu Sentimen Positif Global dan Domestik

[original_title]

custompaperswriting.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa pagi menunjukkan penurunan, dengan pelaku pasar cenderung bersikap wait and see menanti sentimen positif baik dari pasar global maupun domestik. IHSG dibuka dengan melemah 19,34 poin atau 0,33 persen, berada pada posisi 5.801,45. Indeks LQ45, yang mencakup 45 saham unggulan, juga mengalami penurunan sebesar 4,02 poin atau 0,70 persen, sehingga berada di posisi 568,99.

Menurut Liza Camelia Suryanata, Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, dalam analisisnya di Jakarta, jika IHSG mengalami rebound, ada potensi untuk menguji level resistance antara 5.996 hingga 6.013. Namun, jika level support di 5.722 gagal dipertahankan, IHSG berisiko mengalami koreksi lebih dalam menuju 5.677 hingga 5.594.

Dari mancanegara, para investor fokus pada sektor teknologi setelah mengalami koreksi tajam minggu lalu. Namun, mereka tetap berhati-hati menjelang rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) pada Kamis yang dapat mempengaruhi kebijakan suku bunga The Fed. Sentimen positif sedikit meredakan kekhawatiran pasar, meskipun ketegangan geopolitik meningkat antara AS dan Iran.

Di dalam negeri, pelaku pasar menanti data penting seperti PMI Manufaktur Indonesia dan inflasi Juni, yang menjadi indikator kekuatan ekonomi. Pemerintah Indonesia juga mengambil langkah untuk memperkuat fundamental ekonomi, termasuk mengembalikan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp110 triliun ke perbankan.

Kebijakan moneter dari Bank Indonesia yang menaikkan BI Rate juga menunjukkan hasil positif dengan aliran dana asing sebanyak sekitar 9 miliar dolar AS ke instrumen Surat Berharga Negara (SBN). Kombinasi faktor-faktor ini berpotensi memberikan sentimen positif yang stabilitas pasar, meskipun ada fluktuasi yang terjadi di tingkat global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *