custompaperswriting.com – Bursa kerja atau Job Fair yang berlangsung pada 12-13 Juni 2026 di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, mencatat partisipasi sebanyak 12 perusahaan. Kegiatan ini menyediakan 1.309 lowongan pekerjaan, meningkat signifikan dibandingkan dengan 922 lowongan pada tahun sebelumnya. Sekretaris Daerah Bintan, Ronny Kartika, menyatakan bahwa ini mencerminkan perkembangan iklim investasi di daerah tersebut.
Pemerintah setempat juga menambahkan unit layanan bagi pencari kerja disabilitas sebagai upaya menjamin akses yang setara bagi seluruh masyarakat. Ronny menjelaskan bahwa tujuan dari Job Fair adalah memperluas akses kerja dan meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal. Ia menambahkan bahwa tren ketenagakerjaan di Bintan menunjukkan angka positif, dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang turun dari 5,43 persen pada 2023 menjadi 4,53 persen pada 2024.
Proses penempatan tenaga kerja juga menunjukkan peningkatan, dari 1.507 orang pada tahun 2024 menjadi 3.673 orang pada tahun 2025. Ronny mengajak pencari kerja untuk meningkatkan keterampilan, terutama dalam bidang digital dan penguasaan bahasa asing, guna bersaing di pasar kerja. Selain itu, ia berharap perusahaan di Bintan tetap prioritaskan tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan.
Kepala Administrator KEK Galang Batang, Vita Budhi Sulistyo, berharap kegiatan ini dapat menjembatani kebutuhan industri dengan tenaga kerja yang kompeten. Menurutnya, Job Fair merepresentasikan sinergi antara pemerintah, pengelola kawasan, dan pelaku industri dalam membuka lebih banyak peluang kerja. Di antara ratusan pencari kerja, salah satunya Dimaz (20), seorang lulusan SMK jurusan listrik, melamar untuk posisi teknisi listrik dan berharap dapat diterima sesuai bidangnya.