IHSG Meningkat Saat Investor Dukung Kebijakan Atasi Gejolak Pasar

[original_title]

custompaperswriting.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penguatan pada Rabu sore, meningkat sebesar 155,73 poin atau 2,71 persen menjadi 5.902,38. Peningkatan ini didorong oleh kepuasan investor terhadap langkah-langkah yang diambil pemerintah dalam menanggapi gejolak pasar modal.

Sementara itu, indeks LQ45, yang mencakup 45 saham unggulan, juga naik 20,16 poin atau 3,54 persen menjadi 589,48. Menurut Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, rebound IHSG disebabkan oleh stabilnya harga minyak mentah global dan penguatan nilai tukar rupiah. Pihaknya mencatat bahwa respons positif pasar terhadap kebijakan domestik menunjukkan kepercayaan investor yang meningkat.

Pada hari yang sama, diskusi berlangsung antara DPR RI, Danantara Indonesia, dan Himpunan Bank Milik Negara mengenai rencana program buyback saham BUMN. Selain itu, Bank Indonesia (BI) juga memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen, yang berdampak pada penguatan rupiah, di mana nilai tukar berada di 17.944 per dolar AS pada akhir perdagangan.

Kendati terdapat penguatan di IHSG, bursa Asia lainnya cenderung melemah, terpengaruh oleh meningkatnya tensi geopolitik, terutama terkait konflik di Timur Tengah yang meningkatkan harga energi global. Dalam perdagangan tersebut, frekuensi transaksi saham tercatat sebanyak 3.105.109 kali, dengan total nilai transaksi mencapai Rp31,72 triliun.

Dengan semua sektor mengalami penguatan, sektor transportasi dan logistik mencatat kenaikan tertinggi sebesar 4,43 persen. Investor terus berharap akan adanya data inflasi dari AS yang dapat memberikan sinyal baru terkait prospek kebijakan dari The Federal Reserve.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *