OJK: MSCI Pertahankan Status Pasar Saham RI sebagai “Emerging Market”

[original_title]

custompaperswriting.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengonfirmasi bahwa Indonesia tetap berada dalam kategori pasar berkembang atau emerging market menurut Morgan Stanley Capital International (MSCI). Hal ini menandakan bahwa pasar saham Indonesia tidak mengalami penurunan klasifikasi menjadi frontier market setelah pengumuman penyesuaian indeks oleh MSCI.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menjelaskan bahwa dalam tinjauan terbaru, MSCI tidak mengubah klasifikasi pasar modal di Indonesia. “MSCI melakukan penyesuaian indeks tanpa mengubah klasifikasi pasar kita. Ini menunjukkan bahwa kita masih di dalam kelompok emerging market seperti sebelumnya,” kata Hasan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu lalu.

Lebih lanjut, Hasan menambahkan bahwa FTSE Russell juga mempertahankan posisi Indonesia pada kategori secondary emerging market. Menurutnya, dinamika yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir justru memperkuat keyakinan bahwa reformasi pasar modal Indonesia berjalan di jalur yang benar.

OJK juga mengungkapkan terdapat beberapa saham Indonesia yang berpotensi masuk dalam indeks global MSCI pada periode mendatang. Namun, beberapa saham tersebut masih tertunda akibat kebijakan pembekuan sementara yang diterapkan MSCI.

Dalam MSCI May 2026 Index Review, terdapat enam saham Indonesia yang dikeluarkan dari MSCI Global Standard Index. Sementara itu, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk berhasil masuk dalam MSCI Global Small Cap Index. Di sisi lain, sejumlah saham juga dihapus dari MSCI Global Small Cap Index, termasuk PT Aneka Tambang Tbk dan PT Astra Agro Lestari Tbk.

Keputusan ini mencerminkan penyesuaian yang terjadi di pasar global dan menunjukkan tantangan serta peluang yang harus dihadapi oleh pelaku pasar di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *