custompaperswriting.com – Badan Pusat Statistik (BPS) bersama PT PLN (Persero) sedang melakukan verifikasi data terhadap 90.629 pelanggan listrik rumah tangga di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Program tersebut merupakan bagian dari pengumpulan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), yang bertujuan untuk meningkatkan akurasi data kelistrikan nasional.
Humas BPS Kepri, Resa Surya Utama, menjelaskan bahwa kolaborasi ini meliputi kegiatan pemeriksaan lapangan untuk memastikan validitas data. BPS bertanggung jawab dalam menyiapkan infrastruktur pendataan, sistem monitoring, serta memberikan pelatihan kepada tenaga pendataan yang adalah petugas meterman dari PLN. Proses verifikasi berlangsung mulai Maret hingga Agustus 2026.
Resa mengimbau masyarakat untuk menyambut kedatangan petugas meterman dengan baik agar kegiatan ini dapat berlangsung tepat waktu. Manager PLN UP3 Tanjungpinang, Rully Agus Widanarto, melaporkan bahwa hingga April 2026, capaian verifikasi sudah mencapai 71,86 persen dari target bulanan. Dari total 12.327 pelanggan yang ditargetkan, 8.859 pelanggan telah berhasil diverifikasi.
Selain itu, PLN ULP Bintan Centre juga mempercepat proses validasi data. Dari 53.097 pelanggan, sebanyak 4.789 pelanggan sudah diverifikasi, setara dengan 27,08 persen dari target bulanan yang ditetapkan. Rully menegaskan bahwa setiap petugas dilengkapi surat tugas resmi untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pelanggan selama verifikasi.
Kegiatan ini didukung oleh pemerintah daerah melalui surat edaran Gubernur Kepri untuk memastikan sosialisasi yang jelas kepada masyarakat. Sinergi antara BPS dan PLN diharapkan dapat menghasilkan data yang akurat guna mendukung penentuan kebijakan energi nasional yang lebih efektif.