custompaperswriting.com – PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mengumumkan langkah strategis dengan menunjuk tiga calon direksi baru dalam upaya memperkuat struktur manajemennya. Penunjukan ini merupakan bagian dari rencana ekspansi dan pertumbuhan berkelanjutan perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan emas. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dijadwalkan pada 22 April 2026 untuk memberikan persetujuan terkait perubahan ini.
Manajemen EMAS menekankan bahwa penunjukan ini tidak hanya sekadar perubahan struktural, melainkan juga untuk meningkatkan kapabilitas operasional dan tata kelola perusahaan. Hal ini terjadi di tengah momentum penting bagi EMAS yang baru saja memasuki fase produksi emas komersial, ditandai dengan penjualan emas pertama kepada PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) pada Maret 2026.
Ketiga calon direksi yang diusulkan adalah Nicholas John Green, Barend Johannes Nicolaas Knoetze, dan Suryadinata Tanu. Nicholas, yang menjabat sebagai General Manager EMAS sejak Mei 2022, akan berfokus pada pengembangan proyek-proyek baru. Sementara Barend, yang memiliki pengalaman operasional kuat di proyek tambang emas, bertanggung jawab atas operasional harian tambang. Suryadinata, yang sebelumnya menjabat General Manager Finance di Merdeka Copper Gold, akan mengambil alih posisi penting di sisi keuangan.
Dalam upaya memperkuat tata kelola perusahaan, EMAS juga akan memperkuat jajaran Dewan Komisaris. Penunjukan komisaris independen akan memastikan lebih dari setengah anggota dewan komisaris terdiri dari individu yang independen.
Dengan pengalaman dan keahlian yang dibawa oleh calon direksi dan komisaris baru, EMAS berharap dapat menjalankan strategi ekspansi secara efektif dan mencapai pertumbuhan berkelanjutan di pasar yang semakin kompetitif.