custompaperswriting.com – Kepolisian Daerah Jawa Barat melakukan tindakan tegas terhadap kendaraan sumbu tiga, terutama truk angkutan barang bertonase besar, yang menjadi salah satu penyebab kemacetan arus lalu lintas selama mudik Lebaran. Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, mengungkapkan bahwa kemacetan dan kecelakaan di jalur mudik sering terjadi akibat kendaraan-kendaraan tersebut yang parkir di bahu jalan dan mengalami kesulitan saat melintas di area menanjak.
Pada kesempatan tinjauan di Pos Terpadu Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung, Rudi menyatakan bahwa kendaraan sumbu tiga sering menghambat arus lalu lintas, sehingga menyebabkan antrean panjang di sejumlah titik. Untuk mengatasi situasi ini, pihak kepolisian bekerja sama dengan instansi terkait telah menyediakan beberapa kantong parkir bagi kendaraan yang melanggar aturan selama periode mudik.
“Jika kendaraan masih melanggar, kami akan mengamankan kendaraan tersebut,” ujar Rudi. Di samping itu, pihaknya juga mendorong perusahaan pengangkut barang untuk menggunakan kendaraan yang lebih kecil agar tidak mengganggu kelancaran arus mudik. Penindakan terhadap kendaraan sumbu tiga telah dilaksanakan di berbagai wilayah di Jawa Barat, termasuk Sumedang.
Rudi menekankan bahwa langkah-langkah ini diambil untuk menjamin kelancaran arus mudik dan mengurangi risiko kecelakaan selama masa liburan. “Kami ingin arus mudik lancar, sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan dengan aman dan nyaman,” tutupnya.