Inggris Peringatkan Kenaikan Biaya Setelah Tarif AS Naik 15 Persen

[original_title]

custompaperswriting.com – Tarif global baru sebesar 15 persen yang diumumkan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, berpotensi meningkatkan biaya bagi eksportir Inggris dan menambah beban pada perdagangan transatlantik. Peringatan ini disampaikan oleh sejumlah kelompok bisnis Inggris pada Senin, 23 Februari. Langkah ini diambil setelah Mahkamah Agung AS membatalkan dasar hukum bagi tarif skala besar yang sebelumnya diberlakukan di bawah Undang-Undang Kekuatan Ekonomi Darurat Internasional 1977.

Putusan pengadilan memungkinkan Trump untuk memberlakukan tarif baru tersebut berdasarkan Pasal 122 Undang-Undang Perdagangan 1974. Beberapa negara mungkin mengalami penurunan bea masuk, namun Inggris dan Australia justru menghadapi tarif yang lebih tinggi. William Bain, kepala kebijakan perdagangan di Kamar Dagang Inggris, menyatakan bahwa hal ini setara dengan kenaikan tarif sekitar 5 persen untuk berbagai barang yang diekspor ke AS, yang dapat meningkatkan biaya ekspor Inggris hingga 4,05 miliar dolar AS.

Sekitar 40.000 perusahaan Inggris yang mengekspor barang ke AS dihadapkan pada situasi yang mengkhawatirkan akibat keputusan ini. AS tetap menjadi mitra dagang terbesar bagi Inggris, sehingga penyesuaian tarif menjadi isu sensitif bagi para pelaku bisnis. Meskipun Inggris memperoleh pengurangan bea masuk di bawah skema Kesepakatan Kemakmuran Ekonomi, para pemimpin bisnis menegaskan pentingnya pemeliharaan perjanjian tersebut.

Direktur di Konfederasi Industri Inggris Raya, Sean McGuire, mencatat bahwa meskipun dampak tarif baru bisa dibatasi, peningkatan tarif dari 10 persen menjadi 15 persen berpotensi mengikis margin keuntungan. Sementara itu, sejumlah kelompok bisnis mengingatkan bahwa masih ada alat hukum bagi Trump untuk menyesuaikan tarif lebih lanjut. Ketetapan tarif baru harus disetujui oleh Kongres dalam waktu 150 hari, membuka kemungkinan terjadinya manuver politik. Sementara itu, lonjakan tarif berpotensi membebani ekspor Inggris dan transaksi perdagangan transatlantik secara keseluruhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *