custompaperswriting.com – Wali Kota Cilegon, Robinsar, mengumumkan kesiapan Jalan Lingkar Selatan (JLS) sebagai jalur mudik mulai H-10 Lebaran. Pengumuman ini disampaikan pada Selasa, 24 Februari 2026. Dalam upaya meningkatkan infrastruktur jalan, Pemerintah Kota Cilegon telah mengalokasikan dana sebesar Rp2 miliar untuk perawatan dan perbaikan jalan serta jembatan yang mengalami kerusakan di berbagai titik.
Keputusan untuk melakukan perbaikan ini diambil sebagai respons terhadap kebutuhan mendesak akan infrastruktur yang aman dan nyaman bagi pemudik. Kerusakan pada jalan dan jembatan sering kali menjadi kendala bagi masyarakat yang akan pulang kampung. Dengan adanya perbaikan ini, diharapkan arus mudik dapat berjalan lancar tanpa hambatan.
Penggunaan Jalan Lingkar Selatan sebagai jalur utama berlaku untuk semua pemudik yang melintasi wilayah Cilegon. Hal ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan di jalur-jalur lainnya yang biasanya dipadati kendaraan saat momen mudik. Selain itu, perbaikan ini juga bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan bagi pengguna jalan.
Pemerintah Kota Cilegon sangat memperhatikan potensi lonjakan jumlah kendaraan saat Lebaran, yang biasanya dihampiri oleh peningkatan tajam dalam volume lalu lintas. Dengan langkah proaktif ini, diharapkan perayaan Lebaran tahun ini dapat berlangsung dengan lebih baik bagi masyarakat.
Dengan komitmen ini, Kota Cilegon menunjukkan upaya untuk meningkatkan pelayanan publik serta memastikan keselamatan penumpang dan pengemudi selama periode mudik yang krusial.