IHSG Menguat, Optimisme Pasar Modal RI Semakin Meningkat

[original_title]

custompaperswriting.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penguatan signifikan pada Rabu sore, dengan kenaikan sebesar 159,23 poin atau 1,96 persen, sehingga ditutup di angka 8.290,96. Hal ini terjadi seiring dengan meningkatnya optimisme pelaku pasar terhadap prospek pasar modal Indonesia.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menjelaskan bahwa penguatan IHSG didorong oleh optimisme investor terkait laporan kinerja keuangan emiten serta faktor teknikal. Selain itu, rupiah juga terus menguat terhadap dolar AS, menambah kepercayaan investor. Berdasarkan analisisnya, Ratna memproyeksikan IHSG akan melanjutkan tren positif, dengan target level di 8.350-8.400 pada perdagangan esok hari.

Di sisi lain, data inflasi China mencatat perlambatan menjadi 0,2 persen pada Januari 2026, di bawah estimasi pasar sebesar 0,4 persen, yang berpotensi mempengaruhi pasar global. Pasar juga menanti rilis data penjualan rumah Existing Home Sales di Amerika Serikat yang diperkirakan akan mengalami kontraksi.

Selama sesi perdagangan, IHSG tetap berada di zona hijau hingga penutupan. Sebanyak sepuluh sektor mengalami penguatan, dengan sektor energi mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 5,76 persen, diikuti sektor barang konsumen non-primer dan sektor industri. Namun, sektor keuangan justru mengalami penurunan sebesar 0,39 persen.

Dalam aspek perdagangan, tercatat sebanyak 3.404.951 transaksi dengan volume saham mencapai 62,06 miliar lembar, senilai Rp29,80 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, 544 mengalami kenaikan, sementara 156 saham mengalami penurunan.

Sementara itu, bursa saham regional Asia menunjukkan tren positif dengan indeks Shanghai dan Hang Seng menguat. Namun, indeks Nikkei dari Jepang libur dalam rangka memperingati Hari Peringatan Yayasan Nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *