Pemerintah Akan Tinjau Dampak MBG dengan Data Akurat Penerima

[original_title]

custompaperswriting.com – Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan evaluasi untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan memastikan akurasi data penerima manfaat sebagai dasar pengukuran hasil program. Evaluasi ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, setelah rapat koordinasi tentang implementasi Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 di Jakarta pada Kamis.

Zulhas menekankan pentingnya mengukur perubahan yang terjadi pada penerima manfaat sebelum dan sesudah program berlangsung, dengan fokus pada pertumbuhan fisik dan perkembangan otak. Ia menambahkan bahwa evaluasi program direncanakan akan dilakukan setelah satu tahun pelaksanaan MBG, yang melibatkan penyandingan data dari berbagai kementerian dan lembaga.

Dalam upaya ini, kementerian-kementerian terkait seperti Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan akan berkolaborasi untuk memastikan data penerima manfaat akurat. Menurut Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, pengukuran hasil MBG harus dilakukan oleh lembaga independen untuk memastikan objektivitas.

Dadan memberikan contoh keberhasilan program serupa di Jepang, di mana kualitas gizi berdampak signifikan terhadap indikator fisik masyarakat dalam jangka waktu panjang. Evaluasi yang tepat akan membantu Indonesia menilai dampak program MBG secara berkelanjutan.

Hingga saat ini, Kementerian Koordinator Bidang Pangan mencatat lebih dari 22 ribu satuan pelayanan pemenuhan gizi dengan 60 juta penerima manfaat. Pemerintah menekankan bahwa penguatan data dan evaluasi hasil program adalah kunci untuk memastikan MBG berjalan dengan efektif, berkelanjutan, dan terukur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *