custompaperswriting.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama PT Hutama Karya (HK) tengah mempercepat perbaikan puluhan titik jalan yang mengalami amblas akibat longsor dan banjir di Jalan Lintas Sumatera, yang menghubungkan tiga daerah di Sumatera Utara. Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Lapangan PT Hutama Karya, Welliham Sinaga, saat kunjungan ke lokasi di Tapanuli Utara pada Jumat.
Perbaikan fokus pada dua ruas jalan penting. Pertama, jalan yang menghubungkan Kabupaten Tapanuli Utara dan Kabupaten Tapanuli Tengah sepanjang 36 kilometer. Kedua, jalan dari Kabupaten Tapanuli Tengah menuju Kota Sibolga sepanjang 21 kilometer. Saat ini, pengerjaan awal ditujukan pada ruas jalan di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting, yang memerlukan waktu dan alat berat untuk menimbun dan mengeruk bekas longsor.
Welliham Sinaga menjelaskan bahwa prioritas utama adalah mengembalikan kondisi jalan agar dapat dilewati kendaraan secara normal. Sistem buka tutup di lokasi diterapkan agar kendaraan dapat melintas secara bergantian. Terdapat banyak titik jalan yang terban, mempersempit jalur dan membahayakan pengendara.
Warga setempat, Dumaria Boru Hutagalung, menegaskan bahwa jalan tersebut sangat vital bagi masyarakat. Dia berharap agar perbaikan segera rampung, mengingat kondisi saat ini rawan bagi keselamatan.
Pemerintah sebelumnya memperkirakan total anggaran untuk rehabilitasi pascabanjir di Sumatera mencapai lebih dari Rp50 triliun, termasuk untuk perbaikan infrastruktur. Kementerian Pekerjaan Umum menyatakan bahwa jalan nasional yang terdampak telah kembali tersambung dan sedang dalam proses rekonstruksi permanen. Upaya pemulihan juga didukung oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui alokasi sekitar Rp430 miliar.