Site icon bloomsburyleisuregroup.com

Wamen PU Ajak Percepatan Pembebasan Lahan untuk Perlintasan KA

[original_title]

custompaperswriting.com – Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti, menekankan pentingnya percepatan pembebasan lahan untuk mendukung penanganan perlintasan sebidang kereta api. Hal ini disampaikan dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI di Jakarta. Tantangan utama yang dihadapi adalah pembebasan lahan milik masyarakat, PT Kereta Api Indonesia (KAI), serta pemerintah daerah.

Diana mengungkapkan, perlunya tiga langkah untuk mempercepat proses tersebut. Pertama, inventarisasi kebutuhan dan ketersediaan lahan harus dilakukan oleh kementerian dan lembaga terkait, KAI, dan pemerintah daerah. Kedua, penyusunan peraturan yang sesuai dengan kewenangan masing-masing penting untuk menyederhanakan proses pembebasan lahan. Ketiga, koordinasi antar pemangku kepentingan, seperti Kementerian PU, Kementerian Perhubungan, Kementerian ATR/BPN, dan pemerintah daerah, diperlukan untuk mencapai kesepakatan dalam percepatan pembebasan lahan.

Diana menegaskan bahwa penanganan perlintasan sebidang sangat terkait dengan keselamatan. Menurut data Kementerian Pekerjaan Umum, terdapat 4.242 perlintasan sebidang di Indonesia, di mana 184 lokasi di jalan nasional memerlukan perhatian lebih. Dari jumlah tersebut, 48 lokasi telah ditangani, namun tinggal 136 lokasi yang masih perlu penanganan lebih lanjut dengan anggaran mencapai Rp30 triliun.

Dalam kesempatan tersebut, Diana juga menyampaikan belasungkawa untuk korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur dan menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap tahap perencanaan infrastruktur. Arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperbaiki seluruh perlintasan sebidang yang berisiko melalui pengembangan flyover dan sistem pengamanan menjadi pedoman penting bagi kementerian.

Exit mobile version