Site icon bloomsburyleisuregroup.com

Sawah 600 Ha di Nagan Raya Alami Kekeringan Akibat Irigasi Dangkal

[original_title]

custompaperswriting.com – Kekeringan melanda sekitar 600 hektare lahan sawah di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, akibat pendangkalan saluran Irigasi Jeuram. Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) setempat mendesak Balai Pengairan Provinsi Aceh untuk segera melakukan normalisasi saluran irigasi tersebut. Saluran Irigasi Jeuram saat ini melayani areal pertanian seluas 12.000 hektare melalui beberapa saluran sekunder, namun debit air yang mengalir sangat rendah karena dangkal akibat penumpukan sedimen.

Kepala Distannak, Marzuki, menjelaskan bahwa penurunan debit air yang drastis berpotensi melumpuhkan sektor pertanian jika tidak segera ditangani. Menurutnya, 11 desa di Kecamatan Kuala dan Suka Makmue mengalami kekeringan parah, dan lahan sawah yang terdampak tersebar di beberapa desa seperti Ujong Pasi dan Alue Ie Mameh.

Pihak Distannak mencatat bahwa dua desa, Seumambek dan Macah, juga mengalami kekeringan yang signifikan. Marzuki menekankan pentingnya pembersihan saluran irigasi untuk menjaga keberlangsungan pertanian, terutama bagi lahan tadah hujan yang sangat rentan terhadap kekeringan.

Situasi ini tidak hanya mengancam ketahanan pangan daerah, tetapi juga berpotensi menimbulkan konflik antara petani yang bersaing untuk mendapatkan akses air. Pemerintah Kabupaten Nagan Raya berharap pihak provinsi dapat menanggapi masalah ini secara cepat dengan mengirimkan tim ke lapangan untuk melakukan pengerukan. Langkah ini diharapkan dapat memulihkan fungsi Irigasi Jeuram dan mendukung semangat petani dalam bercocok tanam.

Exit mobile version