Site icon bloomsburyleisuregroup.com

Samuel Sekuritas Perkirakan IHSG Capai 7.500 Amid Tekanan Harga Minyak

[original_title]

custompaperswriting.com – PT Samuel Sekuritas Indonesia memproyeksikan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan mencapai level 7.500 pada tahun 2026. Proyeksi ini didasarkan pada tingginya harga minyak mentah dan tantangan nilai tukar rupiah. Dalam presentasi di Jakarta, Prasetya Gunadi, Kepala Riset Samuel Sekuritas, menyatakan bahwa proyeksi ini merupakan bagian dari skenario dasar yang mencerminkan pertumbuhan laba sekitar 2 persen untuk tahun ini.

Skenario bearish yang disiapkan mencakup estimasi IHSG di level 6.300, di mana pertumbuhan laba diproyeksikan minus 3 persen dengan rasio P/E sebesar 10,9 kali. Dalam skenario optimis, IHSG bahkan dapat menyentuh angka 8.000, dengan pertumbuhan laba sebesar 5 persen. Proyeksi ini didukung oleh asumsi makroekonomi domestik, termasuk pergerakan nilai tukar rupiah, yang diperkirakan berada di level Rp17.500 per dolar AS.

Secara rinci, Prasetya menjelaskan bahwa skenario terlemah mengasumsikan rupiah melemah hingga Rp18.000 per dolar. Sebaliknya, untuk skenario bullish, ada harapan agar rupiah dapat menguat di bawah Rp17.000 per dolar. Ia mencatat bahwa fluktuasi nilai tukar ini akan memengaruhi sektor-sektor seperti consumer staples dan perbankan.

Di sisi perdagangan saham, IHSG ditutup menguat pada Kamis sore, melonjak 81,85 poin menjadi 7.174,32, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 2,67 juta transaksi. Jumlah saham yang diperdagangkan mencapai 42,37 miliar lembar, dengan ratusan saham mengalami kenaikan dan penurunan. Kinerja ini menunjukkan optimisme di kalangan investor meskipun ada tantangan di pasar global.

Exit mobile version