Site icon bloomsburyleisuregroup.com

Saham BBTN Tunjukkan Kinerja Resilien Menurut Analis

[original_title]

custompaperswriting.com – Saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menunjukkan ketahanan yang signifikan meskipun menghadapi pelemahan di sektor perbankan. Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, mencatat bahwa saham BBTN mengalami kenaikan 1,18 persen menjadi Rp1.285, dengan pertumbuhan sebesar 9,36 persen secara tahunan. Dalam tiga bulan terakhir, harga sahamnya meningkat 5,33 persen dan melonjak 46,02 persen dalam setahun.

Analisis menunjukkan bahwa nilai BBTN saat ini masih tergolong rendah, dengan rasio Price to Book Value (PBV) sekitar 0,5 kali dan Price to Earnings Ratio (P/E) sekitar 4,1. Dengan valuasi ini, BBTN dianggap sebagai saham yang menarik untuk investor defensif. Pertumbuhan penyaluran kredit BBTN sebesar 10 persen di kuartal pertama 2026 juga menjadi indikator positif terhadap kualitas aset perusahaan, di mana penurunan biaya kredit turut berperan.

Dari perspektif strategis, BBTN berperan penting dalam mendukung program penyediaan tiga juta rumah yang dicanangkan pemerintah. Selain itu, aksi spin-off unit usaha syariah diharapkan dapat memberikan katalis tambahan bagi potensi sahamnya. Ketidakadaan eksposur terhadap kredit koperasi berbasis valuta asing membuat BBTN lebih stabil, karena fokusnya pada kredit properti, termasuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Namun, Liza Camelia Suryanata, Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, mengingatkan bahwa BBTN masih menghadapi tantangan terkait biaya dana dan siklus suku bunga. Meskipun dianggap murah dan memiliki pertumbuhan laba yang baik, pasar masih memberikan diskon terhadap nilai sahamnya.

Di sisi lain, praktisi pasar modal Hans Kwee menilai bahwa valuasi saham BBTN dan bank besar lainnya saat ini cukup atraktif. Hingga kuartal pertama tahun 2026, BBTN mencatatkan laba bersih Rp1,1 triliun, tumbuh 22,6 persen dibandingkan tahun lalu, dengan total penyaluran kredit mencapai Rp400,63 triliun. Angka ini menunjukkan kemampuan yang kuat dari BBTN dalam menghimpun dana pihak ketiga dan mengelola biaya dana.

Exit mobile version