Site icon bloomsburyleisuregroup.com

Penilai Kekayaan Intelektual Dukung Pelaku Kreatif Akses KUR

[original_title]

custompaperswriting.com – Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengungkapkan bahwa penilai kekayaan intelektual (KI) dapat berperan penting bagi pelaku ekonomi kreatif dalam memperoleh Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari pemerintah. Dalam sebuah acara pelantikan penilai KI di Jakarta, Riefky menjelaskan bahwa jasa penilai ini tidak hanya mendukung pinjaman komersil tetapi juga membantu penyerapan KUR industri kreatif berbasis KI yang direncanakan mencapai Rp10 triliun pada tahun 2026.

Skema KUR yang berbasis kekayaan intelektual ini menawarkan pinjaman hingga Rp500 juta per wirausaha dengan bunga tahunan yang berkisar antara tiga hingga enam persen. Dengan inisiatif ini, pemerintah bertujuan untuk menciptakan dukungan pembiayaan yang lebih inklusif serta mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif.

Riefky menambahkan bahwa aset kekayaan intelektual milik pelaku ekonomi kreatif dapat digunakan sebagai agunan dalam pengajuan kredit. Hal ini memungkinkan wirausaha untuk memanfaatkan aset kreatif mereka, seperti merek dan paten dalam 17 subsektor ekonomi kreatif untuk mengakses pendanaan yang lebih mudah.

Lebih lanjut, ia berharap bahwa dengan infrastruktur penilaian yang diteguhkan, kekayaan intelektual akan diakui sebagai aset bernilai ekonomi tinggi yang mampu menunjang pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah juga berkomitmen untuk terus meningkatkan akses pembiayaan bagi pelaku ekonomi kreatif melalui berbagai regulasi yang mempermudah pengaksesan kredit.

Exit mobile version