Site icon bloomsburyleisuregroup.com

Pemerintah Terapkan Strategi Baru untuk Tingkatkan Ekspor Ikan Papua

[original_title]

custompaperswriting.com – Papua memiliki potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang melimpah, namun kontribusinya terhadap ekspor nasional masih perlu ditingkatkan. Untuk menghadapi tantangan ini, baik pemerintah pusat maupun daerah tengah menyusun strategi terintegrasi yang mencakup berbagai aspek, dari hulu hingga hilir, guna meningkatkan ekspor ikan dan memperkuat ekonomi biru di wilayah timur Indonesia.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, Iman Djuniawal, menjelaskan bahwa potensi hasil laut di Papua mencapai sekitar 1,3 juta ton per tahun, terutama dari perairan utara yang termasuk dalam Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 717. Meskipun kaya akan sumber daya ikan, potensi ini belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk ekspor.

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi adalah kurangnya infrastruktur perikanan. Saat ini, Papua belum memiliki pelabuhan perikanan besar yang mampu menampung kapal bertonase tinggi dengan fasilitas penyimpanan yang layak. Dampak dari hal ini adalah hasil tangkapan sering kali didaratkan di luar Papua untuk diproses, yang mengakibatkan hilangnya nilai tambah bagi masyarakat lokal dan memperpanjang rantai distribusi.

Iman menambahkan, “Selama ini, hasil tangkapan belum sepenuhnya didaratkan di Papua karena keterbatasan fasilitas.” Sebagai upaya mengatasi masalah ini, pemerintah daerah berencana mengembangkan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Hamadi di Kota Jayapura. Saat ini, PPI Hamadi berfungsi sebagai lokasi bongkar muat, namun akan ada perluasan untuk mencakup pengolahan dan distribusi.

Dengan luas lahan terbatas sekitar dua hektare, pengembangan PPI akan dilakukan secara vertikal untuk meningkatkan efisiensi serta meningkatkan aktivitas ekonomi di sektor perikanan. Langkah ini diharapkan dapat menghadirkan solusi untuk masalah infrastruktur, serta memberikan keuntungan ekonomi bagi masyarakat Papua.

Exit mobile version