Site icon bloomsburyleisuregroup.com

OJK Percaya MSCI Tak Akan Turunkan Status Pasar Modal RI

[original_title]

custompaperswriting.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan optimisme bahwa status pasar modal Indonesia tidak akan turun dari kategori emerging market menjadi frontier market oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI). Hal ini didasarkan pada keberhasilan penyelesaian empat agenda reformasi yang bertujuan untuk meningkatkan transparansi pasar modal Indonesia.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengungkapkan bahwa kondisi transparansi, integritas, dan penegakan aturan di pasar modal Indonesia saat ini lebih baik dibandingkan dengan sejumlah pasar di region maupun global. Dalam wawancara di Gedung PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Hasan menyatakan bahwa perbaikan yang telah dilakukan menunjukkan kemajuan yang signifikan.

Hasan mengakui bahwa beberapa bulan lalu pasar modal Indonesia menghadapi tantangan terkait keterbukaan informasi. Namun, perkembangan positif yang terjadi sejak awal tahun hingga Maret 2026 menunjukkan adanya perubahan yang signifikan.

Pada Kamis, 2 April, OJK bersama Self-Regulatory Organization (SRO) seperti PT BEI dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) berhasil menyelesaikan empat agenda reformasi tersebut. Agenda ini meliputi penyediaan data kepemilikan saham bulanan di atas 1 persen, peningkatan klasifikasi investor dari sembilan menjadi 39 kategori, implementasi pengawasan terhadap konsentrasi kepemilikan saham, dan peningkatan batas minimum free float saham emiten dari 7,5 persen menjadi 15 persen.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola pasar dan meningkatkan daya saing pasar modal Indonesia di kancah internasional. OJK berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan memastikan bahwa reformasi tersebut bukan hanya inisiatif sementara, tetapi akan menjadi bagian dari regulasi yang berkelanjutan.

Exit mobile version