Site icon bloomsburyleisuregroup.com

Mandiri Sekuritas Perkirakan IHSG Hingga Mencapai 9.050

[original_title]

custompaperswriting.com – Mandiri Sekuritas memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia akan mencapai 9.050 poin pada akhir 2026. Proyeksi ini tetap dipegang meski terdapat kemungkinan revisi ke bawah terkait tekanan geopolitik yang berdampak pada kenaikan biaya energi dan dinamika pasar keuangan.

Deputi Kepala Equity Research & Strategy Mandiri Sekuritas, Kresna Hutabarat, menyatakan bahwa pengumuman dari MSCI pada 12 Mei mendatang akan menjadi faktor kunci dalam pergerakan IHSG. Hasil dari pengumuman tersebut akan mempengaruhi aliran dana asing dalam satu hingga dua bulan ke depan, terutama terkait bobot emiten Indonesia dalam indeks.

Kresna juga memperingatkan risiko penurunan margin keuntungan bagi emiten besar akibat lonjakan harga energi. Jika perusahaan tidak mampu meneruskan kenaikan biaya tersebut kepada konsumen, hal ini bisa mengurangi laba bersih dan menekan valuasi saham.

Meski ada risiko, Mandiri Sekuritas optimis dengan tren positif kinerja keuangan emiten, terutama di sektor perbankan dan komoditas, yang diperkirakan akan terus berlanjut hingga kuartal ketiga 2026. Kenaikan laba yang terlihat sejak kuartal IV 2025, diharapkan dapat mendukung sentimen pasar.

Selain itu, likuiditas domestik yang melimpah dipandang sebagai faktor pendukung bagi pasar saham. Pada April 2026, tingkat kas investor institusi domestik tercatat mencapai 30,3 persen, meningkat dari 19,6 persen pada tahun 2023. Kresna menambahkan bahwa jika investor domestik mengalokasikan kembali 5 persen dari aset kelolaannya ke pasar saham, hal tersebut dapat mendorong kinerja IHSG menjadi lebih baik di masa depan.

Exit mobile version