Site icon bloomsburyleisuregroup.com

Kabapanas: Harga pangan tetap stabil selama Ramadhan dan Idul Fitri

[original_title]

custompaperswriting.com – Kepala Badan Pangan Nasional (Kabapanas) dan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa fluktuasi harga pangan menjelang Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah tetap terjaga, demi menjaga daya beli masyarakat. Dalam keterangan resminya pada Sabtu, Amran menyatakan bahwa sesuai arahan Presiden, harga pangan tidak boleh meningkat secara berlebihan.

Amran menjelaskan bahwa saat ini terdapat sembilan komoditas pangan strategis yang telah mencapai swasembada, termasuk beras, gula, cabai, jagung, minyak goreng, daging ayam, telur, dan bawang merah. Ia juga meminta para pelaku pasar untuk secepatnya mengeluarkan stok pangan agar tidak terjadi lonjakan harga. Jika ada yang melanggar ketentuan ini, izinnya akan dicabut.

Pemerintah juga melaksanakan program intervensi pangan, seperti distribusi beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Gerakan Pangan Murah (GPM), yang menyasar 32,3 juta keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia. Hingga pertengahan Maret, penjualan beras SPHP mencapai 42,3 ribu ton, dengan target keseluruhan untuk 2026 sebanyak 828 ribu ton.

Di samping itu, GPM khusus menyediakan daging ayam beku di lebih dari 1.200 outlet di 17 provinsi dengan harga yang terjangkau. Program ini merupakan kolaborasi dengan berbagai perusahaan pangan besar. Presiden Prabowo Subianto dalam beberapa kesempatan memberikan apresiasi atas upaya menjaga kestabilan harga pangan, menegaskan pentingnya ketahanan pangan sebagai elemen vital bagi bangsa. Ia juga menyoroti bahwa keberhasilan dalam sektor pangan mencerminkan kemandirian serta visi swasembada yang harus terus diupayakan.

Exit mobile version