custompaperswriting.com – Volume lalu lintas kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek selama periode H-10 hingga H+2 libur Idulfitri 1447 H/2026 mencapai 1.702.500 kendaraan. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, dalam keterangan persnya di Jakarta pada Selasa. Angka tersebut merupakan akumulasi dari arus lalu lintas di empat gerbang tol utama, yaitu GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Cikupa, dan GT Ciawi.
Dari jumlah tersebut, 50,16 persen berasal dari proyeksi total 3,39 juta kendaraan yang diperkirakan kembali ke Jabotabek selama periode 11-31 Maret 2026. Sebagian besar arus lalu lintas ini datang dari arah timur, yakni Trans Jawa dan Bandung, dengan total 696.748 kendaraan atau 40,9 persen. Sementara itu, dari arah barat, terdapat 568.159 kendaraan, dan dari arah selatan sebanyak 437.593 kendaraan.
Rivan juga menjelaskan bahwa mulai H+2 Idulfitri, terdapat peningkatan signifikan volume lalu lintas, terutama di GT Cikampek Utama, yang mengalami lonjakan hingga 197,7 persen dibandingkan lalu lintas normal. Dalam upaya mengoptimalkan pelayanan, Jasa Marga meningkatkan operasional gardu, menyiagakan armada, dan melakukan pengaturan lalu lintas sesuai kebutuhan.
Masyarakat diimbau untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik serta mengikuti arahan petugas. Untuk menghindari kemacetan, pengguna jalan yang memiliki fleksibilitas waktu disarankan untuk mengatur jadwal perjalanan dengan memanfaatkan kebijakan diskon tarif tol yang diberlakukan pada tanggal 26-27 Maret 2026. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar selama arus balik.