Site icon bloomsburyleisuregroup.com

IHSG Tutup Melemah, Pasar Tunggu Sentimen Positif Domestik dan Global

[original_title]

custompaperswriting.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menurun pada Selasa sore, merekam penurunan sebesar 177,60 poin atau 3,05 persen, berakhir di posisi 5.643,19. Penurunan ini terjadi di tengah kecenderungan pelaku pasar untuk menanti sentimen positif, baik dari tingkat domestik maupun global.

Menurut Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment di Pilarmas Investindo Sekuritas, faktor eksternal dan internal memainkan peran penting dalam pergerakan IHSG. Dari sisi domestik, pelaku pasar memilih untuk bersikap menunggu, di tengah penantian terhadap rilis data ekonomi yang relevan dan dampak tinjauan MSCI.

Selain itu, pasar juga terpengaruh oleh undang-undang baru yang memberikan kekebalan hukum kepada pembeli obligasi dari Danantara, yang menimbulkan kekhawatiran terhadap tata kelola perusahaan. Nico menambahkan bahwa kondisi ini berkontribusi pada aliran dana investasi asing yang menurun.

Dari sisi internasional, pelaku pasar memperhatikan dimulainya kembali pembicaraan perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran yang berlangsung di Doha, Qatar. Meskipun terdapat sinyal campur aduk dari kedua pihak, Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi bahwa negosiasi akan dilanjutkan untuk meredakan ketegangan di wilayah tersebut.

Secara keseluruhan, semua sektor dalam indeks IHSG mengalami penurunan, dengan sektor barang baku mencatatkan penurunan paling dalam sebesar 5,43 persen. Frekuensi perdagangan saham mencapai 1,6 juta transaksi, dengan total nilai transaksi mencapai Rp15,20 triliun. Sebanyak 141 saham menguat, sementara 599 saham mengalami penurunan. Bursa saham regional Asia juga menunjukkan pergerakan yang bervariasi, dengan beberapa indeks mengalami penguatan dan penurunan.

Exit mobile version