Site icon bloomsburyleisuregroup.com

IHSG Turun, Pasar Memperhatikan Negosiasi AS-Iran Putaran Kedua

[original_title]

custompaperswriting.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup melemah. Penutupan ini terjadi di tengah aksi ambil untung dari pelaku pasar, meskipun bursa regional Asia menunjukkan penguatan. IHSG turun 2,21 poin atau setara 0,03 persen menjadi 7.621,38. Sementara itu, indeks LQ45 juga mengalami penurunan sebesar 2,63 poin atau 0,35 persen ke posisi 75,32.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menjelaskan bahwa fokus pelaku pasar saat ini adalah pada prospek negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran. Kedua negara dilaporkan tengah mempertimbangkan penambahan waktu gencatan senjata untuk memfasilitasi perundingan lebih lanjut. Perkembangan ini berdampak pada penurunan harga minyak, yang kini diperdagangkan di bawah 100 dolar AS per barel.

Dari sisi internasional, data menunjukkan pertumbuhan ekonomi China pada kuartal I 2026 tumbuh 5 persen year on year, meningkat dari 4,5 persen pada kuartal sebelumnya. Pertumbuhan ini dianggap positif, memberikan gambaran stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global.

Di Indonesia, pelaku pasar tetap berhati-hati melihat dinamika konflik di Timur Tengah, sementara laporan dari International Monetary Fund (IMF) menyebutkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan melambat menjadi 5 persen di tahun 2026. Bursa saham Indonesia mengalami aksi jual setelah mengalami rally selama lima hari berturut-turut, dengan frekuensi perdagangan mencatat lebih dari 2,6 juta transaksi.

Sementara itu, di bursa regional Asia, indeks Nikkei, Shanghai, dan Hang Seng mencatat penguatan, sedangkan indeks Strait Times justru melemah. Kejadian ini mencerminkan ketidakpastian yang masih membayangi pasar global yang dipengaruhi oleh situasi geopolitik saat ini.

Exit mobile version