Site icon bloomsburyleisuregroup.com

IHSG Turun ke 6.370 Terkait Rumor Pembentukan Badan Ekspor

[original_title]

custompaperswriting.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penurunan pada Selasa sore, yang ditutup melemah di tengah kekhawatiran investor akan potensi pembentukan badan khusus ekspor komoditas strategis oleh pemerintah. IHSG turun 228,56 poin atau 3,46 persen, mencapai posisi 6.370,68.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menjelaskan bahwa tekanan jual di pasar disebabkan oleh rumor bahwa pemerintah berencana mengatur ekspor komoditas seperti batu bara dan Crude Palm Oil (CPO) melalui badan khusus. Kekhawatiran ini menciptakan ketidakpastian bahwa harga jual komoditas tersebut akan terpengaruh, yang berpotensi mengurangi marjin laba perusahaan-perusahaan terkait.

Rumor ini juga muncul menjelang rencana hadirnya Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR, di mana beliau akan menyampaikan pidato mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN Tahun Anggaran 2027. Ini merupakan momen penting, karena untuk pertama kalinya kepala negara akan langsung menyampaikan dokumen KEM-PPKF di hadapan DPR.

Di sisi lain, pelaku pasar juga menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang diperkirakan akan merespons penurunan nilai rupiah. Diperkirakan BI akan menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5 persen. Pada sesi perdagangan, seluruh sektor mengalami penurunan, dengan sektor barang baku tertekan paling dalam.

Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 2.804.569 transaksi, dengan total saham diperdagangkan mencapai 46,07 miliar lembar atau senilai Rp25,80 triliun. Sementara itu, bursa saham regional Asia menunjukkan pergerakan yang bervariasi, di mana beberapa indeks mengalami penguatan dan penurunan.

Exit mobile version