Site icon bloomsburyleisuregroup.com

IHSG Turun Dipengaruhi Sentimen Global Meski Ada Data Positif PDB RI

[original_title]

custompaperswriting.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penutupan melemah pada Kamis sore, dengan pengurangan 42,84 poin atau 0,53 persen ke level 8.103,88. Penurunan ini terjadi di tengah koreksi pasar global, terutama pada saham-saham sektor teknologi, meskipun ada data positif mengenai Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

Ekonom Keuangan dan Praktisi Pasar Modal, Hans Kwee, menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tercatat di atas 5 persen seharusnya menjadi angin segar bagi pasar. Namun, dampak dari koreksi di bursa global membuat pasar domestik terpengaruh. Dalam analisisnya, Hans menyoroti bahwa sentimen terhadap pasar modal Indonesia oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) telah kembali stabil, tanpa adanya dampak negatif lebih lanjut.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa PDB Indonesia tumbuh 5,39 persen year on year (yoy) pada kuartal IV 2025, melampaui ekspektasi yang sebelumnya ditargetkan sebesar 5,01 persen. Namun secara keseluruhan, pertumbuhan sepanjang tahun 2025 hanya mencapai 5,11 persen, sedikit di bawah target pemerintah.

Selama sesi perdagangan, IHSG menunjukkan pergerakan negatif, dengan sektor industri mengalami penurunan terbesar sebesar 1,74 persen. Di sisi lain, meskipun hanya dua sektor yang menguat, sektor barang konsumen primer dan keuangan masih menunjukkan tren positif dengan peningkatan masing-masing 1,11 persen dan 0,05 persen.

Frekuensi perdagangan saham mencapai 2.549.194 transaksi, dengan jumlah total saham yang diperdagangkan sebanyak 35,99 miliar lembar yang bernilai Rp20,06 triliun. Dalam penutupannya, sebanyak 299 saham mengalami kenaikan, sementara 349 saham mengalami penurunan.

Exit mobile version