Site icon bloomsburyleisuregroup.com

IHSG Terus Menguat Didorong Respon Positif Investor Terhadap Kebijakan Domestik

[original_title]

custompaperswriting.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penguatan pada Rabu, didorong oleh respons positif investor terhadap kebijakan pasar modal dan moneter domestik. IHSG sempat dibuka melemah 2,59 poin atau 0,05 persen pada posisi 5.744,06, namun berbalik arah dengan lonjakan 132,84 poin atau 2,31 persen ke level 5.879,49 pada pukul 09.35 WIB.

Menurut Liza Camelia Suryanata, Kepala Riset Kiwoom Sekuritas, meskipun penguatan ini menghentikan kepanikan pasar sementara, faktor-faktor yang menyebabkan tekanan sebelumnya, seperti arus keluar dana asing dan meningkatnya sovereign risk premium, masih membayangi. Tantangan mendatang bagi IHSG diperkirakan berada di sekitar level 5.900 sebagai resistensi MA10 dan support di 5.550.

Sebelumnya, IHSG mencatatkan reli yang signifikan dengan kenaikan 7,57 persen atau 404 poin ke level 5.722 setelah mencapai titik terendah di 5.317. Pertemuan pemerintah dengan para CEO BUMN untuk mendorong aksi buyback saham dan langkah Bank Indonesia yang menaikkan BI Rate menjadi 5,50 persen memicu pemulihan ini. Kenaikan tarif ini di luar jadwal reguler akibat pelemahan Rupiah yang lebih cepat dari perkiraan.

Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto menerima laporan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) mengenai evaluasi program Makan Bergizi Gratis, integrasi GovTech berbasis AI, serta kewaspadaan terhadap risiko global. Ke depan, masyarakat akan menghadapi tantangan baru dengan kenaikan harga Pertamax yang direncanakan mulai 10 Juni 2026, sementara Pertalite dan Biosolar tetap tidak berubah.

Fokus pasar internasional kini tertuju pada konflik Iran-AS dan data inflasi AS, dengan harapan perdamaian meningkat setelah penghentian serangan antara Iran dan Israel.

Exit mobile version