Site icon bloomsburyleisuregroup.com

IHSG Tertekan, Mengikuti Penurunan Bursa Asia dan Global

[original_title]

custompaperswriting.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali melemah pada perdagangan Jumat ini, seiring dengan kondisi yang sama di bursa saham Asia dan global. IHSG dibuka turun 25,34 poin atau 0,31 persen, berada di level 8.240,01. Selain itu, indeks LQ45 yang mencakup 45 saham unggulan juga mengalami penurunan sebesar 3,18 poin atau 0,38 persen, menjadi 836,22.

Analis pasar mengindikasikan bahwa IHSG kemungkinan akan terus melemah dan menguji level support di kisaran 8.150 hingga 8.200. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, dalam laporannya di Jakarta. Penurunan ini terjadi menjelang libur panjang atau ‘long weekend’.

Dalam konteks perekonomian nasional, Presiden Prabowo Subianto akan menyelenggarakan sarasehan ekonomi. Pertemuan ini bertujuan untuk menjelaskan secara komprehensif kondisi perekonomian, serta respons pemerintah terhadap dinamika yang berkembang di tingkat global. Pertemuan ini diharapkan dapat mengatasi kekhawatiran masyarakat terkait penurunan outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s Ratings dari stabil menjadi negatif.

Sementara itu, pelaku pasar juga akan memantau data inflasi Amerika Serikat untuk bulan Januari 2026 yang diperkirakan mencapai 2,5 persen year-on-year, menurun dari 2,7 persen pada bulan sebelumnya. Data ini menjadi fokus pasca laporan positif terkait nonfarm payrolls di AS.

Di belahan dunia lain, bursa saham Eropa bercampur; indeks Euro Stoxx 50 dan FTSE 100 mengalami penurunan, sedangkan indeks CAC Perancis mencatat penguatan. Begitu juga dengan bursa di Wall Street, yang mengalami penutupan melemah secara keseluruhan. Indeks Nikkei di Jepang, Hang Seng di Hong Kong, dan bursa regional lainnya juga mencatatkan koreksi pada perdagangan hari ini.

Exit mobile version