Site icon bloomsburyleisuregroup.com

IHSG Menguat Menjelang Akhir Pekan Seiring Bursa Asia

[original_title]

custompaperswriting.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat sore mengalami kenaikan, seiring dengan penguatan bursa saham di kawasan Asia. IHSG ditutup naik sebesar 11,92 poin atau setara 0,20 persen, mencapai posisi 5.924,36. Sementara itu, indeks LQ45, yang mencakup 45 saham unggulan, juga meningkat sebesar 1,88 poin atau 0,32 persen menjadi 589,25.

Kenaikan IHSG didorong oleh harapan akan perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran. Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment di Pilarmas Investindo Sekuritas, menjelaskan bahwa laporan mengenai kelanjutan negosiasi perdamaian ini memberikan sinyal positif bagi pasar. Setelah adanya serangan militer di Teluk awal pekan lalu, sinyal dari AS dan Iran dianggap mampu meredakan ketegangan dan kekhawatiran terkait gangguan pasokan serta inflasi global.

Dari sisi domestik, sepanjang minggu ini, enam perusahaan telah melaksanakan Initial Public Offering (IPO) di pasar modal Indonesia. Selain itu, proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia oleh Dana Moneter Internasional (IMF) tetap stabil di angka 5,0 persen pada 2026 dan 5,1 persen pada 2027, menunjukkan ketahanan Indonesia di tengah perlambatan ekonomi global.

IHSG terus berada di zona positif hingga penutupan perdagangan, didukung oleh tujuh sektor yang mengalami penguatan, terutama sektor energi yang meningkat 0,97 persen. Sebaliknya, ada sektor industri yang mengalami penurunan sebesar 0,67 persen. Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.900.000 transaksi, dengan nilai total mencapai Rp8,84 triliun. Indeks bursa saham Asia lainnya juga menunjukkan pergerakan positif dan negatif beragam, memberikan gambaran dinamis dari pasar saat ini.

Exit mobile version