Site icon bloomsburyleisuregroup.com

IHSG Melonjak Seiring Harapan Perdamaian AS dan Iran

[original_title]

custompaperswriting.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin sore mengalami penguatan, ditutup naik sebesar 44,30 poin atau 0,72 persen di posisi 6.206,35. Peningkatan ini sejalan dengan gerakan positif di bursa saham regional Asia, yang terjadi seiring harapan akan terjalinnya kesepakatan perdamaian antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menyatakan bahwa bursa Asia menunjukkan penguatan karena adanya sentimen membaiknya risiko global. Dalam beberapa hari terakhir, pejabat senior AS mengemukakan bahwa kesepakatan dengan Iran hampir tercapai, yang diharapkan dapat membuka kembali Selat Hormuz. Proses negosiasi masih berlangsung, namun adanya wacana ini memberikan harapan bagi stabilitas ekonomi global.

Meskipun kesepakatan tersebut belum final, sinyal positif ini diharapkan mampu memperbaiki situasi di Timur Tengah serta mengembalikan aliran minyak yang vital bagi perekonomian dunia. Dalam konteks yang lebih luas, IHSG juga menunjukkan fluktuasi yang dipengaruhi oleh kondisi global dan domestik.

Namun, ada catatan tentang posisi Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) yang mengalami defisit sebesar 9,15 miliar dolar AS pada kuartal pertama 2026. Hal ini memicu kekhawatiran investor mengenai ketahanan eksternal Indonesia dan meningkatkan permintaan terhadap dolar AS.

Dalam perdagangan hari itu, sebanyak 470 saham mengalami kenaikan, sementara 236 saham turun. Sektor transportasi dan logistik mencatatkan penguatan terbesar, sedangkan sektor energi menjadi yang paling melemah. Bursa regional Asia juga melaporkan kinerja positif, dimana indeks Nikkei, Shanghai, dan Hang Seng semuanya mengalami kenaikan signifiikan.

Exit mobile version