Site icon bloomsburyleisuregroup.com

IHSG Melemah Saat Investor Tunggu Klasifikasi MSCI

[original_title]

custompaperswriting.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia mengalami pelemahan pada Senin sore, ditutup turun 60,45 poin atau 0,98 persen di posisi 6.116,69. Penurunan ini terjadi di tengah kekhawatiran pasar terkait kemungkinan pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut oleh bank sentral. Selain itu, investor bersikap hati-hati menjelang pengumuman klasifikasi pasar Indonesia oleh MSCI yang dijadwalkan pada Rabu mendatang.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menyatakan bahwa keputusan MSCI bisa mempengaruhi status pasar Indonesia, berpotensi menurunkan klasifikasi dari “Emerging Market” menjadi “Frontier Market.” Jika hal ini terjadi, arus keluar modal asing dari pasar Indonesia dapat meningkat secara signifikan.

Di dalam negeri, sentimen negatif juga dipicu oleh penghapusan beberapa saham domestik dari indeks FTSE Russell. Pada sesi perdagangan hari ini, IHSG bergerak negatif dari awal sesi dan bertahan di zona merah hingga penutupan. Berdasarkan data sektor, sektor energi dan teknologi mencatatkan kenaikan masing-masing 1,47 persen dan 0,18 persen, sedangkan sembilan sektor lainnya mengalami penurunan, dengan sektor bahan baku mencatatkan penurunan terdalam sebesar 2,49 persen.

Frekuensi transaksi saham mencapai 1.709.000 dengan total volume perdagangan mencapai 20,95 miliar lembar saham senilai Rp13,47 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, 227 saham mengalami kenaikan, sementara 471 saham mengalami penurunan, dan 261 saham tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia juga menunjukkan pergerakan variatif, di mana indeks Nikkei dan Shanghai mengalami penguatan, sementara indeks Hang Seng mengalami penurunan. Ketidakpastian terkait konflik antara Amerika Serikat dan Iran terus mempengaruhi sentimen pasar secara global.

Exit mobile version