Site icon bloomsburyleisuregroup.com

IHSG Melemah Akibat Penjualan Saham Jelang Libur Idul Adha

[original_title]

custompaperswriting.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami pelemahan pada Selasa sore, ditutup turun sebesar 76,16 poin atau 1,23 persen di level 6.130,19. Turunnya indeks ini dipicu oleh aksi ambil untung atau profit taking investor menjelang libur dan cuti bersama untuk memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, mengungkapkan bahwa selain aksi profit taking, rebalancing MSCI juga menjadi faktor yang mempengaruhi pergerakan IHSG. Dari sisi global, ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Iran, khususnya serangan yang menyasar lokasi rudal di Iran, turut memberikan sentimen negatif bagi pasar.

Nilai tukar Rupiah juga melemah 0,29 persen menjadi Rp17.795 per dolar AS, meskipun indeks dolar AS juga mengalami penurunan. Sementara itu, harga minyak mentah bervariasi, dengan Brent naik 1,97 persen dan WTI turun 4,97 persen.

Melihat pergerakan IHSG sepanjang hari, indeks menunjukkan kecenderungan negatif sejak pembukaan sesi pertama hingga penutupan sesi kedua. Sektor infrastruktur satu-satunya yang mencatatkan penguatan sebesar 0,28 persen, sementara sepuluh sektor lainnya mengalami pelemahan, di mana sektor industri tergerus paling dalam dengan penurunan 3,66 persen.

Frekuensi perdagangan saham tercatat mencapai 1.964.477 kali, melibatkan 24,88 miliar lembar saham dengan total nilai transaksi Rp18,09 triliun. Sebanyak 241 saham mengalami kenaikan, dibandingkan 447 saham yang turun, dan 133 saham yang stagnan. IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 6.000 hingga 6.200 pada perdagangan mendatang.

Exit mobile version