Site icon bloomsburyleisuregroup.com

IHSG Melemah Akibat Ambil Untung Menjelang Libur Imlek

[original_title]

custompaperswriting.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penurunan pada Jumat sore, ditutup melemah 53,08 poin atau 0,64 persen, mencapai 8.212,27. Penyebab utama dari pelemahan ini adalah aksi profit taking oleh pelaku pasar, terutama menjelang libur Tahun Baru Imlek yang akan datang.

Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment dari Pilarmas Investindo Sekuritas, mengungkapkan bahwa IHSG tertekan tidak hanya akibat faktor-faktor eksternal, tetapi juga disebabkan oleh sentimen lokal. Para pelaku pasar tampak mengambil posisi defensif sambil menunggu keputusan kebijakan moneter dari Bank Indonesia (BI) dalam pertemuan yang dijadwalkan pekan depan. Selain itu, independensi BI setelah pelantikan Deputi Gubernur Baru juga menjadi perhatian.

Di kawasan Asia, bursa saham mengalami penurunan sejalan dengan tren yang sama di bursa Wall Street, di mana kekhawatiran meningkat atas dampak dari teknologi Kecerdasan Buatan (AI) terhadap berbagai sektor. Para pelaku pasar saat ini juga memantau rilis data inflasi di Amerika Serikat yang diharapkan memberikan gambaran mengenai arah kebijakan moneter Federal Reserve di masa mendatang.

Ada ekspektasi bahwa inflasi AS akan melambat menjadi 2,5 persen dari angka sebelumnya yang tercatat 2,7 persen, dengan inflasi inti diharapkan turun menjadi 2,5 persen dari 2,6 persen. Sebelumnya, data yang menunjukkan kekuatan pasar tenaga kerja pada Januari 2026 berpotensi mengubah perkiraan pasar untuk penurunan suku bunga pertama, yang kini diperkirakan terjadi pada Juli 2026, bukan Juni.

Kondisi pasar yang dinamis ini menunjukkan ketidakpastian yang terus menghinggapi pelaku pasar, baik di dalam maupun luar negeri.

Exit mobile version