Site icon bloomsburyleisuregroup.com

IHSG Diprediksi Stabil Saat Pasar Amati Suku Bunga Global

[original_title]

custompaperswriting.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan di Bursa Efek Indonesia pada Jumat (25/06) dengan pertumbuhan positif, dibuka pada angka 6.010,34 setelah meningkat 11,30 poin atau 0,19 persen. Pelaku pasar menyaksikan pergerakan IHSG yang berpotensi menyentuh level resistance terdekat di 5.993-6.052 dan mengarah ke 6.117-6.226, sementara ada risiko penurunan jika gagal menembus level tersebut.

Liza Camelia Suryanata, Kepala Riset Kiwoom Sekuritas Indonesia, menambahkan bahwa saat ini pasar masih sangat dipengaruhi oleh kebijakan suku bunga acuan global, terutama oleh sikap hawkish yang diambil oleh Federal Reserve di bawah kepemimpinan Kevin Warsh. Meski inflasi di AS tetap tinggi, pasar memperkirakan bahwa suku bunga akan tetap sama pada pertemuan mendatang sambil menunggu perkembangan terbaru mengenai inflasi dan tenaga kerja.

Selain itu, ketegangan geopolitik meningkat setelah adanya laporan serangan terhadap kapal kargo berbendera Singapura di Selat Hormuz. Dua pejabat AS mengklaim bahwa insiden ini melibatkan Garda Revolusi Iran, yang dapat mengganggu stabilitas jalur pelayaran energi global.

Pada sisi ekonomi, pemerintah Indonesia kini melakukan penyesuaian kebijakan fiskal dengan efisiensi program Makan Bergizi Gratis dan memulai penarikan dana Saldo Anggaran Lebih senilai Rp420 triliun untuk menjaga keseimbangan anggaran. Sektor kecerdasan buatan juga menjadi fokus investor, meskipun ada kekhawatiran mengenai belanja modal yang tidak sebanding dengan imbal hasil.

Dengan demikian, pelaku pasar diharapkan dapat mewaspadai dinamika kebijakan moneter dan kondisi geopolitik yang dapat mempengaruhi IHSG dan pasar secara keseluruhan.

Exit mobile version