Site icon bloomsburyleisuregroup.com

Ekonomi RI Naik 5,61 Persen, Pengangguran Turun Kemarin

[original_title]

custompaperswriting.com – Pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat sebesar 5,61 persen pada triwulan I 2026, didorong oleh meningkatnya aktivitas ekonomi domestik. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga konstan mencapai Rp3.447,7 triliun, sementara PDB atas dasar harga berlaku mencapai Rp6.187,2 triliun. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengungkapkan bahwa angka pertumbuhan ini menunjukkan penyerapan yang cukup baik dalam berbagai sektor ekonomi.

Selain itu, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk usaha mikro telah mencapai sekitar Rp70 triliun hingga awal Mei 2026. Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menyatakan bahwa total realisasi penyaluran KUR mencapai Rp96 triliun, memberikan dukungan vital bagi sektor usaha mikro yang berperan penting dalam perekonomian.

Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengkonfirmasi bahwa pemerintah akan memberikan insentif untuk kendaraan listrik. Rencananya, akan ada insentif untuk 100 ribu unit mobil dan 100 ribu motor listrik pada tahun ini, sebagai upaya untuk mendorong penggunaan energi ramah lingkungan di Indonesia.

Dalam perkembangan lainnya, pendapatan negara hingga Maret 2026 tercatat sebesar Rp574,9 triliun, dengan belanja negara mencapai Rp815 triliun, mengakibatkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp240,1 triliun atau 0,93 persen dari PDB.

BPS juga melaporkan penurunan jumlah pengangguran menjadi 7,24 juta orang pada Februari 2026 dari total angkatan kerja sebanyak 154,91 juta orang, menandakan perbaikan dalam pasar tenaga kerja. Berbagai indikator ini menunjukkan dinamika positif dalam ekonomi Indonesia meski tantangan tetap ada.

Exit mobile version