Site icon bloomsburyleisuregroup.com

Dirut JFX Jelaskan Mengapa Harga Emas Tak Selalu Naik Dalam Konflik

[original_title]

custompaperswriting.com – Dalam pernyataannya, Direktur Utama PT Bursa Berjangka Jakarta (JFX), Yazid Kanca Surya, mengungkapkan bahwa harga emas tidak selalu menunjukkan kenaikan, meskipun dikenal sebagai aset aman atau “safe haven”. Hal ini terjadi di tengah ketidakpastian geopolitik yang semakin meningkat. Yazid menjelaskan bahwa faktor utama yang mempengaruhi harga emas dalam situasi tersebut adalah dinamika sektor energi. Banyak negara terpaksa melepas cadangan emas mereka untuk memenuhi kebutuhan likuiditas energi.

Menurut Yazid, penjualan emas tidak sesuai dengan teori ekonomi konvensional yang mengharapkan harga emas meningkat saat terjadi konflik global. “Harusnya emas naik, tapi kenyataannya justru turun. Hal ini karena gangguan pada sektor energi,” tuturnya dalam acara temu media di Jakarta.

Perubahan perilaku pasar komoditas global juga menjadi sorotan. Sebelumnya, fokus utama pelaku pasar adalah efisiensi harga, namun kini beralih ke kepastian pasokan. Merespons perubahan ini, JFX berupaya memperkuat ekosistem perdagangan dengan mengembangkan kontrak yang lebih fleksibel dan aksesibel, serta meningkatkan partisipasi investor ritel.

Dalam upaya mendiversifikasi produk, JFX sedang merancang kontrak berukuran mikro dan nano untuk berbagai komoditas, termasuk emas dan energi. Selain itu, JFX juga mengembangkan perdagangan emas digital untuk memudahkan transaksi dan memberikan kepastian terkait kepemilikan emas fisik.

Yazid menegaskan bahwa JFX berkomitmen untuk menciptakan ekosistem perdagangan yang transparan dan aman bagi seluruh pelaku pasar, sekaligus meningkatkan kinerja dan kontribusi terhadap aktivitas perdagangan komoditas di Indonesia.

Exit mobile version