Site icon bloomsburyleisuregroup.com

CORE Indonesia Keluarkan Kebijakan Tertibkan Tambang Ilegal

[original_title]

custompaperswriting.com – Penertiban tambang ilegal di Indonesia menjadi fokus utama dalam menjaga pasokan mineral kritis. Menurut Direktur Eksekutif CORE Indonesia, Muhammad Faisal, tindakan ini sangat penting untuk memastikan agenda hilirisasi berjalan optimal, sehingga dapat mendorong industrialisasi dan meningkatkan ekonomi nasional. Pernyataan ini disampaikannya pada hari Senin di Jakarta.

Faisal menekankan bahwa mineral kritis merupakan sumber daya yang tidak terbarukan, dan pengelolaannya harus dilakukan secara strategis untuk maksimalisasi manfaat ekonomi. Dalam konteks ini, negara-negara yang memahami pentingnya mineral kritis cenderung menjaga cadangan mereka untuk mendukung sektor manufaktur berteknologi tinggi dalam jangka panjang.

“Jika kita ingin menjadi pemain yang lebih kompetitif di pasar global, menjaga pasokan mineral domestik dan memanfaatkan hilirisasi adalah langkah penting untuk menambah nilai,” ujar Faisal. Ia juga mengingatkan bahwa dinamika global saat ini meningkatkan persaingan dalam akses mineral kritis, di mana negara-negara lain mungkin menekan untuk mendapatkan akses langsung terhadap sumber daya tersebut.

Pemerintah Indonesia, melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), berkomitmen untuk menertibkan tambang ilegal hingga awal 2026. Satgas Halilintar telah berhasil menguasai kembali hampir 10.000 hektare lahan tambang dari lebih dari 100 perusahaan tanpa izin, dengan komoditas yang teridentifikasi termasuk batu bara, nikel, emas, dan pasir kuarsa di berbagai daerah seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera.

Dengan memastikan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan, pemerintah diharapkan dapat meningkatkan kontribusi sektor pertambangan terhadap pertumbuhan ekonomi sambil menjaga keseimbangan lingkungan.

Exit mobile version