Site icon bloomsburyleisuregroup.com

Carsurin Targetkan Pendapatan Mencapai Rp618,16 Miliar pada 2026

[original_title]

custompaperswriting.com – Perusahaan Testing, Inspection and Certification (TIC) PT Carsurin Tbk (CRSN) memproyeksikan pendapatan akan tumbuh sebesar 22,42 persen year on year (yoy) pada tahun 2026, mencapai Rp618,16 miliar. Sebelumnya, pendapatan perusahaan diperkirakan sebesar Rp504,96 miliar pada tahun 2025. Direktur CRSN, Theresia Ivonne, menyatakan bahwa kontribusi terbesar untuk pendapatan tersebut masih berasal dari layanan inspeksi dan pengujian, yang merupakan inti dari bisnis perusahaan.

Dalam pernyataan yang disampaikan di Jakarta, Theresia menjelaskan bahwa EBITDA pada tahun 2026 diperkirakan mencapai Rp91,20 miliar, dengan laba bersih mencapai Rp17,52 miliar. Selain itu, perusahaan juga berharap rasio utang terhadap ekuitas (DER) akan membaik dari 0,68 kali di tahun 2025 menjadi 0,30 kali pada tahun 2026, menunjukkan komitmen dalam menjaga fondasi keuangan yang kuat.

Perseroan berencana mendirikan enam anak perusahaan baru pada tahun 2025 untuk mendukung ekspansi bisnis, termasuk PT Carsurin Nickel Integrity dan PT Carsurin Coal Trust. Pembentukan entitas baru ini bertujuan untuk merespons kebutuhan industri yang terus berkembang.

Selain itu, Carsurin juga akan memperluas layanan di bidang analisis jejak karbon, pengujian lingkungan, dan sertifikasi Gas Rumah Kaca (GRK). Dalam upaya diversifikasi, perusahaan berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi inovatif yang relevan dengan perkembangan industri.

Dengan 21 cabang dan 18 laboratorium yang tersebar di berbagai lokasi strategis di Indonesia, Carsurin berperan sebagai mitra terpercaya bagi sektor industri dan pemerintah dalam memenuhi standar keamanan dan kepatuhan. Penekanan pada transformasi ekonomi hijau dan peningkatan kapabilitas digital menunjukkan arah strategis perusahaan ke depan.

Exit mobile version