custompaperswriting.com – PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) mengumumkan keputusan penting dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung baru-baru ini. Perusahaan menyepakati pembagian dividen tunai sebesar 447,50 juta dolar AS, yang mencakup hampir seluruh laba bersih mereka sebesar 447,69 juta dolar AS untuk tahun buku 2025. Dividen ini terdiri dari dua komponen, yaitu dividen final sebesar 197,50 juta dolar AS dan dividen interim yang sudah dibayarkan sebesar 250 juta dolar AS pada 15 Januari 2026.
Corporate Secretary Alamtri, Maharani Cindy Opssedha, mengungkapkan bahwa sisa dari laba, yakni 194,22 ribu dolar AS, akan dicatat sebagai saldo laba. Dalam rapat tersebut, pemegang saham juga menyetujui rencana buyback saham senilai maksimal Rp5 triliun. Langkah ini sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Peraturan Nomor 29 Tahun 2023.
Selain itu, perubahan Anggaran Dasar perusahaan juga menjadi agenda penting dalam RUPST. Pemegang saham menyetujui pengurangan modal ditempatkan dan disetor untuk menarik kembali 589.195.200 saham hasil pembelian kembali. Dengan demikian, modal ditempatkan dan disetor Alamtri kini berjumlah 28.800.494.200 saham dengan nilai nominal mencapai Rp2,88 triliun.
Meskipun keputusan ini menggembirakan bagi para pemegang saham, laba bersih Alamtri mengalami penurunan signifikan dari 1,38 miliar dolar AS pada 2024, menjadi 447,69 juta dolar AS pada 2025. Penurunan ini dipicu oleh penurunan pendapatan sebesar 9,87 persen menjadi 1,87 miliar dolar AS, terutama dari segmen pertambangan. Perusahaan berharap langkah-langkah yang diambil dalam RUPST dapat memperbaiki struktur permodalan dan memberikan nilai lebih bagi pemegang saham di masa depan.